Harapan Klien Terhadap Bisnis Kamu

kliksepatu.net


Harapan Klien Terhadap Bisnis Kamu


Layanan klien berarti memenuhi harapan klien. Klien akan mendatangi bisnis Kamu dengan harapan tertentu tentang apa yang akan klien dapat dari uang yang klien bayarkan. Jika Kamu tidak bisa memenuhi harapan ini, maka Kamu harus memikirkan kembali apa yang Kamu lakukan.

Misalnya Kamu akan pergi berlibur ke tempat yang eksotis dan indah. Brosur hotel membuat tempat itu tampak seindah surga. Namun setelah tiba, impian itu hancur saat Kamu menemukan diri terperangkap di tempat yang buruk selama dua minggu ke depan. Kamu menelepon klien, dan ternyata harus menunggu selama 20 menit sambil mendengarkan rekaman musik yang menjengkelkan. Akhirnya Kamu tersambung dengan seseorang yang terdengar bosan dan sebenarnya tidak peduli dengan Kamu atau perusahaannya dan klien dengan senang hati membiarkan Kamu mengetahui hal itu. Harapan Kamu hancur sekali lagi.

Apa pun yang Kamu jual, apakah itu suatu produk atau jasa, untuk bisa bertahan dan mendongkrak perkembangan bisnis, Kamu paling tidak harus memenuhi, dan jika memungkinkan, melampaui harapan klien Kamu dengan cara apa pun. Walaupun hal ini terasa jelas dan memang sudah sepantasnya, namun banyaknya bisnis yang gagal menerapkan prinsip dasar bisnis ini sangatlah mengejutkan. Jika Kamu tidak yakin dengan apa yang diharapkan klien Kamu tanyakan pterdapat klien. Letakkan lembar survei singkat, telepon klien, letakkan kotak saran atau apa saja yang terpikir oleh Kamu dan bisa memberitahukan apa tepatnya yang diharapkan klien dari Kamu.

Jujur dan adil dalam semua transaksi


Penulis tahu ini terdengar klise, namun kejujuran terdapatlah kebijakan yang terbaik. Di akhir setiap hari kerja, penting bahwa Kamu yakin bahwa segala yang telah Kamu lakukan di hari itu sudah sepenuhnya jujur dan teliti. Jika tidak, maka Kamu membohongi diri sendiri.

Terdapat banyak pebisnis yang menipu dan curang itulah fakta kehidupan yang tidak mungkin berubah dalam waktu dekat. Namun semua pebisnis sukses yang pernah berhubungan dengan penulis terdapatlah orang yang jujur. Penulis percaya dengan karma. Penulis tahu dari pengalaman sendiri bahwa bisnis yang jujur dan teliti biasanya menarik orang-orang yang baik.

Jika bisnis Kamu dijalankan berdasarkan prinsip kejujuran ini, bagus! Penulis yakin Kamu berterdapat di jalan menuju kesuksesan. Jika terdapat area samar-samar dalam bisnis Kamu, singkirkan itu dan tanamkan kebijakan yang jujur hari ini juga. Jika Kamu terdapatlah seorang penipu, mungkin Kamu mencuri buku ini dan suatu hari nanti karma akan membalas Kamu. Sukses diukur dengan berbagai cara. Menjalankan bisnis yang baik dengan etika yang kuat terdapatlah tkamu-tkamu bisnis yang sangat sukses.

Cara yang benar dan salah dalam menangani keluhan


Penulisngnya, dari waktu ke waktu semua bisnis harus menghterdapatpi prospek pelanggan yang tidak senang. Jika Kamu beruntung, pelanggan akan memberitahukan Kamu saat klien tidak puas memberikan Kamu kesempatan untuk melakukan sesuatu terhterdapatpnya. Jika Kamu tidak beruntung, klien akan menghilang, tidak pernah kembali, memberitahukan teman dan keluarga klien bahwa bisnis Kamu harus dihindari bagaimanapun juga.

Kterdapatngkala, terjadi kesalahan yang mengakibatkan masalah dan keluhan. Kesalahan ini mungkin salah Kamu, mungkin juga bukan. Aspek terpenting dari keluhan terdapatlah cara menanganinya dengan baik demi menjaga agar klien cukup senang sehingga klien akan tetap menggunakan bisnis Kamu dan tidak menjadi anti-pelanggan (orang yang sangat bersemangat menyebarluaskan betapa buruknya organisasi Kamu kepterdapat orang lain).

Cara salah untuk menangani keluhan terdapatlah dengan berdebat dengan klien, membuat janji yang tidak bisa atau tidak mau Kamu penuhi, membuat klien merasa tidak berarti atau tidak penting, atau yang terburuk, sama sekali mengabaikan klien. Penulis terdapatlah orang yang suka menulis surat jika penulis tidak suka dengan sesuatu, penulis akan menulis surat untuk manajernya dan menjelaskan apa yang terjadi dari sisi penulis. Penulis tidak pernah mengatakan sesuatu yang kasar atau tidak sopan; penulis hanya menuliskan detail kejadian secara sederhana, dalam format logis, dari sudut pkamung penulis. Kemudian penulis menunggu jawaban dari klien. Sebagian besar waktu penulis tidak menerima tanggapan sama sekali. Penulis mencoret bisnis-bisnis itu dari daftar tempat yang ingin penulis kunjungi untuk membelanjakan uang yang penulis dapat dengan susah payah.

Dari bisnis-bisnis yang baik dalam menangani keluhan, biasanya penulis menerima telepon yang memberitahukan bahwa klien telah menerima surat penulis dan meminta penulis untuk menguraikan lagi keluhan penulis. Setelah mendengarkan penulis, klien memberitahukan bagaimana tepatnya klien akan menindaklanjuti keluhan itu dan kapan klien akan menghubungi penulis. Klien berterima kasih karena penulis telah mengangkat masalah itu dan meluangkan waktu untuk menulis surat. Penulis lebih dari puas terhterdapatp tanggapan ini. Penulis tidak berkepentingan dengan sukses atau gagalnya bisnis klien, namun penulis tidak tahan melihat layanan yang buruk.

Jika bisnis Kamu sudah memiliki prosedur tertentu dalam menangani keluhan, Kamu akan sering menemukan bahwa pelanggan yang tadinya mungkin meninggalkan Kamu kini bisa puas dan bahagia. Kamu bisa mencapai hasil yang terbaik dan memperoleh manfaatnya.

Terdapat jenis pelanggan tertentu yang harus kita waspterdapati. Klien terdapatlah pelanggan yang sulit dihterdapatpi, keterlaluan, sangat menuntut, dan seringkali lumayan kasar. Sulitnya terdapatlah menentukan apakah keluhan klien itu masuk akal atau tidak. Jika Kamu bisa jujur mengatakan bahwa Kamu telah mencoba menangani suatu keluhan seadil mungkin, namun apa pun yang Kamu lakukan sepertinya tidak bisa menyelesaikan dilema itu, Kamu mungkin harus menerima bahwa pelanggan tersebut tidak akan pernah puas dan sudah saatnya Kamu melanjutkan pekerjaan lain.

Saat bekerja untuk perusahaan pelayaran, penulis pernah bertemu dengan sepasang suami istri yang mengklaim bahwa klien menderita cedera karena jatuh di atas kapal. Sang suami mengklaim bahwa lututnya mengalami cedera berat. Sebagai perusahaan, kami melakukan segala yang kami bisa untuk membantu klien; kami mengatur agar klien mendapatkan perawatan medis, menjenguk klien ke hotel dan berusaha memastikan bahwa segalanya baik-baik saja. Seminggu setelah klien kembali ke rumah, kami menerima surat dari pengacara klien yang menyatakan bahwa ‘liburan sekali seumur hidup’ klien klien telah dirusak dan klien akan menuntut atas kelalaian perusahaan. Surat itu menyatakan bahwa kliennya harus tinggal di tempat tidur selama durasi liburan klien dan kami harus segera mengirimkan kompensasi sebesar $50.000, jika tidak, klien akan mengambil tindakan hukum.

Perusahaan sangat prihatin terhterdapatp klaim ini dan mulai mempersiapkan pembelaan. Karena terletak di kota turis kecil, kami tidak memerlukan waktu lama sebelum mendengar tentang seorang pemandu wisata yang membual bahwa ia menerima tip $100 dari sepasang turis untuk menghapus nama klien dari manifes tur safari ke hutan hujan. Bingo! Kami segera mulai mengumpulkan lebih banyak informasi dan tidak lama kemudian kami menemukan foto pasangan yang ‘terbaring sakit’ itu sedang memancing, naik kereta gantung, menonton kabaret di restoran dan mengikuti tur menjelajahi pterdapatng semak kelas eksklusif. Kami memiliki tanggal, foto, tkamu tangan, semuanya. Kami mengirimkan salinan foto-foto itu ke pengacara pasangan tersebut dan tidak pernah mendengar lagi dari klien.

Tentu saja ini terdapatlah kasus yang ekstrem dan telah mengajari penulis banyak hal tentang manusia. Kenyataannya terdapatlah 99 persen orang yang mengajukan keluhan memiliki kasus yang sah dan harus ditangani secara profesional, dan sisa 1 persen lagi tidak perlu dianggap terlalu serius.

0 Comments